Make your own free website on Tripod.com
Agama Yesus

Praktek Agama Yesus

Teladan Praktis dari Kisah Hidup Yesus

Agama Yesus mengajarkan bahwa seorang manusia biasa bisa menjadi ilahi, seperti Yesus pernah mengalaminya waktu Dia hidup di muka bumi. Dia mulai dari dasar, dari nol, sebagai manusia biasa. Kuncinya adalah satu : TAAT PADA PIMPINAN ROH ALLAH YANG DIAM DALAM HATI.

Kisah hidup Yesus dan perjuangannya akan memberikan inspirasi tanpa tanding. Untuk melihat apa saja pengalaman Yesus dan apa yang diajarkannya, Anda bisa membaca keempat Injil - Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Keempat Injil yang ditulis murid Yesus ini sudah cukup lumayan. Untuk keterangan lebih lengkap dan mendetil mengenai riwayat hidup Yesus, Buku Urantia memuat tulisan komisi midwayers (jin) yang pernah ditugaskan menjaga murid Yesus. Tidak tanggung-tanggung, buku ini memuat 77 paper, dari halaman 1323 sampai halaman 2097, tidak kurang dari 774 halaman, lebih dari sepertiga buku ini memuat sejarah Yesus dan agama yang Dia bawa ke dunia.

Apa yang dapat Anda jumpai dan teladani dari kisah hidup Yesus itu ? Berikut ini beberapa contohnya.

  • Siapa Yesus sebelum dia inkarnasi ke dunia?
  • Untuk apa Dia berinkarnasi? Ada banyak maksud untuk itu, akan Anda jumpai dalam buku Urantia
  • Mengapa Yesus memilih planet Bumi, padahal masih banyak planet yang lain?
  • Yesus lahir sebagai manusia biasa, anak Yusuf dan Maria. Kapan dia lahir, dimana persisnya, bagaimana kronologisnya
  • Mengapa dan apa alasan Gabriel memilih Yusuf dan Maria?
  • Siapa itu Yahya (Yohanes)? Apa peran Dia dengan kedatangan sang Mesias?
  • Yesus pernah disukai oleh gadis, yang Dia tolak, karena menurut peraturan inkarnasi dari Sorga, Yesus tidak boleh punya keturunan di planet inkarnasi. Bagaimana pengalamannya? mengapa Yesus tidak menikah, walaupun itu hal normal dan bisa dilakukan kalau Dia mau?
  • Apa yang dialami Yesus pada umur kanak-kanaknya, pada umur remaja kecil, pada umur remajanya? Buku Urantia menuliskan ceritanya dari tahun ke tahun. Lengkap.
  • Apa yang dialami Yesus waktu dibaptis? Suara siapa yang terdengar? Untuk apa Dia dibaptis?
  • Bagaimana metode Yesus mengatasi persoalan-persoalan mental?
  • Bagaimana Yesus menghadapi kemiskinan. Yusuf meninggal kecelakaan saat Yesus masih remaja. Terpaksa keluarga ini hidup dalam kemiskinan. Bagaimana sikap Yesus pada materi duniawi?
  • Yesus pernah bekerja sebagai tukang kayu. Sebagai karyawan, apa kiatnya sehingga sukses? Dia pernah berkongsi dalam perusahaan pembuatan perahu yang sukses karena menemukan cara lebih baik untuk membuat perahu di danau Tiberias, apa kiatnya menjadi pengusaha dan inovator?
  • Yesus pernah bekerja sebagai penulis, apa kiatnya sebagai profesional?
  • Bagaimana cara mengurusi keluarga dan anak. Yesus mengurusi adik dan ibunya sepeninggal
  • Yesus pernah ditawari mendirikan pusat keagamaan. Dia menolak, mengapa?
  • Yesus pernah berkelana ke Roma, Yunani, Mesir sebelum Dia mulai pelayanan. Apa tujuannya mencari pengalaman hidup?
  • Bagaimana sikap Yesus terhadap pelacuran. Di Roma, ada tempat mandi umum dan tempat hiburan. Apa yang dilakukan Yesus?
  • Bagaimana cara mengelola keuangan? Ada beberapa prinsip yang Yesus ajarkan.
  • Bagaimana cara mendengar suara Roh Allah yang diam dalam hati?
  • Bagaimana rupa Yesus waktu di dunia? Tubuhnya sehat dan bagus.
  • Yesus juga sangat memperhatikan hal-hal fisik sehari-hari. Bagaimana keseimbangan antara hal jasmani, mental, dan rohani dalam hidup kita?
  • Bagaimana Yesus memulai pelayanannya? mengapa Dia memilih peran Guru ?
  • Bagaimana kiat agar tidak mudah jatuh dalam dosa?
  • Bagaimana cara memimpin orang?
  • Bagaimana cara mengendalikan perkataan?
  • Bagaimana cara mengalahkan amarah dengan perkataan yang lemah lembut?
  • Bagaimana cara mengasihi sesama?
  • Apakah perempuan sederajat dengan laki-laki? Apakah perempuan dalam kerohanian berhak sama dengan laki-laki? Dalam pekerjaan sehari-hari?
  • Bagaimana bentuk terapan kasih yang mengampuni dan tidak mendendam?
  • Dapatkah manusia biasa bertemu dengan makhluk roh? peristiwa kemuliaan di Bukit.
  • Bagaimana prinsip memiliki kuasa supranatural?
  • Apakah kita bisa mempercayai mistik dan tahayul? hantu? Apakah kelemahan astrologi, ramal, tenung, nujum dan yang lain?
  • Apakah ada hidup setelah kematian? Yesus menunjukkan diri-Nya dalam bentuk tubuh morontia - tubuh transisi dengan tubuh roh berkali-kali pada murid-muridnya, setelah kematian-Nya. Bagaimana itu bisa terjadi ?
  • Bagaimana menghadapi kesulitan dan penderitaan?
  • Bagaimana cara berdoa yang benar, dan apa pokok-pokok doa yang penting?
  • Kapan kedatangan Yesus ke dua kali, dalam wujud apa?
  • Kapan akhir zaman, apa yang harus kita siapkan ?

Masih banyak, sangat banyak contoh dan teladan yang diberikan Yesus. Lihatlah daftar paper untuk melihat satu persatu ke-77 paper yang membicarakan mengenai riwayat Yesus.

 

Inilah dalil dasar ajaran Yesus :

Allah di Sorga adalah Bapa. Bapa adalah gelar sebagai pencipta dan pemelihara hidup kita, para makhluk-Nya.

Semua manusia adalah Saudara, semua makhluk tanpa kecuali adalah sesama ciptaan Allah.

Allah itu Esa, Tauhid. Hanya Dia satu-satunya, tiada yang lain. Dia itu Roh (spirit). Roh itu beda dan lebih tinggi dari zat (materi).

Wujud-alami Allah itu tanpa-batas, kekal, kasih, penuh rahmat, dan baik. Dia sempurna, indah dan benar.

Sifat Allah itu ada dimana-mana, mahatahu, tak-terbatas, dan mahakuasa.

Allah adalah pencipta kepribadian. Selain itu masih ada ciptaan hidup yang tidak berpribadi.

Kita manusia adalah pribadi (personality). Allah berhubungan dengan pribadi dalam wujud pribadi Allah Bapa, Putera dan Roh.

Bapa adalah pusat semua pribadi. Putera adalah pusat semua roh. Allah Roh adalah pusat semua akal-pikiran. Ada penjelasan yang lengkap dan masuk akal di Buku Urantia.

Allah juga mengambil bentuk tak-berpribadi dalam wujud Tuhan Absolut, Universal Absolut dan Absolut Tanpa-Syarat. Trinitas adalah bukan berarti Allah itu tiga. Trinitas bukan politeisme.

Tiap manusia di Bumi sudah didiami oleh Roh Allah, yang sering berbicara dari dalam, dari bawah sadar, dan sering kita sebut suara hati nurani. Itulah suara Allah.

Berikan waktu dan perhatian untuk mendengar pimpinan dari dalam. Gunakan banyak waktu sendirian dengan Dia yang bersemayam di dalam. Banyak gunakan waktu berkomunikasi dalam doa pribadi. Dia akan memimpin, dalam setiap masalah, bahkan setelah kita mati, Dia memimpin jiwa kita melintasi bintang-bintang menuju Sorga.

Semua ajaran di atas adalah ajaran Yesus. Sederhana bukan ? Tidak perlu sakramen, ritual, syariat, tatacara, metode ibadah, yoga, meditasi, atau yang lain. Yesus sebagai seorang manusia membuktikan bahwa manusia biasa bisa mengenal Allah dan kebenaran, dengan mendengarkan apa petunjuk Roh Allah yang telah diam dalam hati setiap manusia.

Yesus bergaul akrab dengan Roh Allah yang tinggal dalam dirinya. Dia menjadi teladan bagi umat manusia. Dialah jalan, kebenaran, dan hidup.

 

Petunjuk Praktis :

Inilah dua hal utama yang menjadi inti ajaran Yesus mengenai keselamatan dan kekekalan :

  • 1. Percayalah dan akuilah bahwa mulai saat ini Anda bersedia mengikuti pimpinan Roh Allah yang SUDAH diam dalam hati Anda.
  • 2. Akuilah bahwa Yesus adalah jalan keselamatan, hidup dan kebenaran bagi Anda. Yesus adalah tokoh pola ideal yang Anda ikuti dalam hidup Anda. Yesus hidup sepenuhnya tergantung pada pimpinan Roh Bapa-Nya yang tinggal dalam hati-Nya - Itulah yang harus Anda ikuti. Tidak ada jalan, kebenaran dan hidup yang lain kecuali Yesus dari Nazaret, karena Dialah Sang Putera Allah, pencipta alam semesta. Hari ini Dia adalah penguasa mutlak atas kita semua. Bahkan pada akhir zaman Dia berjanji akan datang kembali ke bumi.

Itu saja yang harus Anda akui. Mulai dari saat Anda mengakui-Nya, Roh Kebenaran akan melayani Anda sepenuhnya, Roh Bapa yang tinggal dalam diri Anda akan memperdengarkan suara-Nya pada Anda, dan jiwa Anda akan diperbarui. Anda akan menjadi ciptaan baru. Anda DIPASTIKAN akan mengalami PENCERAHAN hidup.

Memulainya sangat mudah, hanya percaya dan mengaku, namun setelah itu Anda harus terus hidup dalam pimpinan-Nya. Anda pasti akan dibawa menuju hal-hal yang rohani. Makin lama Anda akan menjauhi keduniawian yang fana. Anda akan dipimpin untuk melepaskan dosa dan kelemahan.

Dia, Roh yang di dalam Anda akan berbicara terus. Imam, pendeta, kyai, pastur, ustad, atau siapapun tidak mampu menuntun Anda ke Sorga. Mereka hanya bisa menceritakan pengetahuan dan pengalaman mereka, namun Anda sendiri yang menghidupi agama Yesus - hubungan pribadi Anda dengan Sang Pencipta.

Anda TIDAK DITENTUKAN oleh tatacara jasmaniah apapun supaya diselamatkan masuk Sorga. Tidak ditentukan oleh aturan doa tertentu, sembahyang, shalat, kiblat, puasa, zakat, baptis percik, baptis selam, organisasi gereja, jamaah, bangunan suci, gedung, air suci, persekutuan, KKR, tabligh, ibadah, naik haji atau apapun aturan duniawi. Semua bangsa punya tatacara masing-masing. Itu semua menyangkut urusan SOSIAL. Mau dilakukan atau tidak, terserah kelompok masing-masing.

Yesus hidup normal, tidak aneh-aneh, Untuk masuk Sorga TIDAK PERLU visi penglihatan, mimpi, out-of-body experience, channeling, yoga, bakar menyan, kesurupan-trance, bahasa lidah, bahasa roh, sihir, susuk, jimat, astrologi, tanda ajaib, ramal, nubuat, mujizat, kesembuhan, mistik, apalagi obat bius atau narkotik.

Jalanilah hidup seperti biasa, normal, pikiran sehat, badan sehat, rohani mantap, dengan cara MENJAGA HUBUNGAN SECARA TANPA PUTUS TERUS MENERUS DENGAN ROH BAPA YANG TINGGAL DALAM ANDA.

Kasih Bapa Semesta dan rahmat Kristus Putera-Nya serta pertolongan Roh menyertai Anda senantiasa.

Apa beda Agama Yesus dan Agama Kristen ?