Make your own free website on Tripod.com

Islam dan Urantia Book

From: Mr.Veto <veto@bdg.centrin.net.id> To: <nugi@centrin.net.id> Sent: Sunday, March 25, 2001 5:10 AM

PERTANYAAN : Pada kesempatan ini saya mencoba memberi sedikit penjelasan dari dari kacamata Islam bukan untuk membandingkan tetapi untuk sharing pendapat saja, jika ada hal yang salah mohon kiranya Sdr.Nugi mengoreksinya..

KOMENTAR : Pak Veto, terimakasih atas tanggapan dan pertanyaanya. Wah. Seperti saya sudah duga. Beberapa pertanyaan Anda adalah pertanyaan yang tidak akan bisa dijawab semua pakar agama sekarang manapun di seluruh dunia saat ini, karena sudah masuk dalam wilayah pikiran Tuhan akan desain alam semesta. Saya akan berusaha menjawab, karena UB memang juga memuat hal-hal seperti itu. Namun khusus untuk lima pertanyaan di bagian paling bawah, karena butuh waktu, saya mohon waktu untuk merisetnya dulu di UB dan waktu saya terbatas (saya menjawab disela kesibukan kantor). Untuk sementara saya kosongkan jawabannya. Saya akan menjawabnya dalam email berikutnya. Namun saya sarankan Anda juga ikut mencari di buku itu. Anda akan menemukan keterangan yang lebih baik dari yang saya pahami. UB online ada dalam http://centrin.net.id/~nugi Salam damai, Nugroho

(Mr Veto) : Saya sudah mengunjugi homepage anda yang menceritakan sedikit tentang UB, untuk sesaat saya "kagum" atas penjelasan dan uraiannya (sesaat kapal saya terbawa arus oleh penjelasan tsb. Tetapi sang pilot/nakhoda dari dalam kapal saya memberikan pengertian yang berbeda dan membawa saya ke arus yang sebenarnya)

KOMENTAR : Memang itulah yang harus kita lakukan, selalu bertanya pada yang di dalam, Sang Pilot. Namun untuk itu kita harus berani jujur dan berani mengesampingkan dulu semua pengertian lama yang telah begitu berakar dalam diri kita, yang diajarkan bahkan diindoktrinasikan oleh orang lain dalam hidup kita.

(Mr Veto) : UB menjelaskan bahwa Agama Yesus adalah bersifat Universal, saya belum jelas batasan universalnya apakah dari Hub manusia dan sang pencipta ataukah dari cara memahami hidup ataukah dari cara memandang keberadaan agama-agama dan ritual-ritualnya atau ada yang lainnya.?

KOMENTAR : Universal, karena agama adalah Pengalaman Hidup seorang makhluk, pengalaman dengan realitas yang spiritual. Pengalaman itu nyata, karena kita semua mengalaminya. Yesus tidak mengajarkan doktrin Kristen. Bahkan Yesus tidak meninggalkan satupun tulisan. Dia bahkan melakukan seperti yang diajarkan Islam, yaitu taat pada kehendak Allah, BapaNya, sampai mati sekalipun. Itulah ajaran yang universal dan akan berlaku di manapun juga di seluruh alam raya, dalam kehidupan sekarang atau di seberang sana. Prinsip ini berlaku pada waktu tubuh kita sudah diganti dengan kendaraan tubuh yang lain, bahkan pada waktu tidak lagi memiliki badan material dan kita ada di entah di mana di planet lain dalam karir kita selanjutnya. Yesus tidak mengajarkan orang percaya KEPADANYA supaya selamat, tetapi kalau manusia ingin menjadi ilahi, maka Yesus menunjukkan CONTOH CARANYA. Dengan demikian ajaran Yesus tidak bertabrakan dengan prinsip monoteisme Islam. Yesus mengajarkan taat pada satu Allah--Bapa di Sorga, pusat dari alam semesta. Menjadi ilahi itu adalah taat dan harmonis dengan "Pilot" yang didalam kita. Kita berbicara sama sekali bukan akidah atau syariah, tetapi "living religion," pengalaman nyata, kapan saja, dimana saja.

(Mr Veto) : Kalau saya berpendapat bahwa Islam lebih universal karena didalam Kitabnya banyak menjelaskan bagaimana cara berhubungan dengan manusia lainnya baik dari segi kepercayaannya maupun dari segi sosial-budayanya, Islam sendiri secara terbuka menjelaskan perbedaan-perbedaan yang ada dan memberian kebebasan kepada manusia dalam memilih kepercayaannya asalkan tidak diluar koridor yang telah ditentukan oleh sang pencipta, salah satu larangan mutlak nya tidak boleh mempersekutukan-Nya dengan apapun atau tidak mempercayai adanya sang pencipta tsb. Dan mengenai ritualnya secara implisit Islam tidak mengharuskan menggunakan metode/cara yang spesifik karena esensinya adalah niat dan ketulusan.

Dan seperti anda katakan bahwa Agama Yesus lebih mengarahkan manusia untuk memahami hub antara manusia dan Tuhan atau kalau di Islam anda menyebutnya 'Tasawuf', sedangkan di Islam sendiri Tasawuf salah satu Ilmu didalam Islam dan masih banyak Ilmu Islam lainnya yang menjelaskan segala hal. Apakah anda tidak tertarik..?

KOMENTAR: Sekali lagi, dari awalnya saya tertarik pada Islam karena mampu menjadi kritik yang efektif terhadap doktrin Kekristenan, tetapi akhirnya kita harus kembali seperti yang disarankan UB : personal religion. Agama ada dalam wilayah pribadi. Dengan pribadi yang kenal Tuhan, kita mengubah semua tatanan masyarakat iptek dan peradaban agar juga kenal Tuhan, bermoral tinggi, berakhlak mulia dan berbudi luhur. Sebab Tuhan itu kasih, penyayang, mulia, baik, indah, harmonis, agung, besar, dan itulah yang akan dianut oleh seseorang yang memiliki hubungan yang benar dengan Tuhan. Sekali lagi, Pak Veto, dari agama manapun Anda berasal, itu bukan masalah. Kesucian dan kebenaran hidup hanya ditentukan oleh kualitas hubungan orang itu pribadi dengan Tuhan. Andaikan semua orang di dunia memiliki interes seperti kita, tentu tidak akan terjadi semua kekacauan di sekitar kita ini. Saya sama sekali tidak berani menghakimi Anda. Apapun cara ibadah Anda. Kita adalah saudara, sesama "anak-anak" Tuhan, sebab kita diciptakan oleh Dia dan kita meneladani Tuhan (please jangan berpikiran konsep bapa-anak ini seperti konsep menikah hubungan seks, punya anak dst. ). Tujuan kita adalah Tuhan, sebab suatu kali kita akan menghadap Dia.

(Mr Veto) :  Di UB dijelaskan bahwa di atas sana terdapat beberapa Team Allah dengan tugas masing-masing , didalam Islam-pun sudah dijelaskan mengenai Team ini, kalau anda perhatikan didalam Al-Qur'an banyak Firman Allah dimulai dengan kata 'Kami' yang sebagian para pakar berpendapat bahwa kata 'Kami' sebagai sebutan Sopan dari kata 'Aku/Saya' atau pendapat lainnya mengatakan kata 'Kami' merujuk kepada 'Allah beserta Malaikat-malaikat-Nya', kalau anda pelajari lagi di Islam terdapat banyak pembantu-pembantu Allah malaikat,nabi,rasul red.) dengan masing-masing tugasnya dan di Al-Qur'an juga menjelaskan kehidupan setelah mati dengan sangat rinci termasuk mengenai Neraka dan Surga, Alam semesta dan lainnya, dari analisa ini, saya melihat bahwa UB bukan yang pertama menjelaskannya tentang hal tsb tetapi yang lebih dahulu adalah 'Islam'.

Kalau saya lihat isi di UB sebagian besar sudah dijelaskan di dalam Al-Qur'an tetapi dalam bentuk dan pengertian yang berbeda, saya menunggu tanggapan anda tentang ini.

KOMENTAR : UB sebetulnya adalah semacam buku filsafat dan sejarah yang ditulis para makhluk superhuman. Yang jelas UB berhasil menjadi penghubung antara kutub ilmu pengetahuan dan agama. Kalau Anda mempelajari UB, maka pertentangan keduanya tidak akan ada lagi. Anda akan menjumpai data-data ilmiah yang benar secara ilmiah, tetapi juga filsafat-filsafat agama. Misalnya, riwayat alam semesta begitu jelas diuraikan dalam buku ini, sesuai dengan data iptek astronomi modern secara obyektif dan sesuai dengan fakta spiritual yang kita alami secara subyektif.

(Mr. Veto) : ada beberapa kalimat dari penjelasan tsb yang cukup menarik buat saya yaitu dimana dikatakan bahwa Manusia terdiri dari Badan Jasmani, jiwa dan roh Islam juga menjelaskan mengenai ini) dan dijelaskan bahwa Roh adalah Pilotnya. Dan kita serahkan sang pilot untuk membawa kita kemana dia suka, tetapi disitu anda tidak menjelaskan arah mana yang benar dan arah mana yang salah atau apa yang disebut BENAR dan apa yang disebut SALAH ? ( relatif sekali tergantung dari manusianya ), dan dari beberapa penjelasan yang ada tidak pernah disinggung bagaimana caranya untuk menjadi manusia yang memenuhi syarat (yang dipilih) dan apa kriterianya sebagai manusia yang gagal..?

KOMENTAR : UB mengatakan bahwa KITA adalah KAPTEN. Kapten menyuruh kemanapun pergi, Pilot akan menurut. Tetapi Kapten yang bijaksana akan selalu berkonsultasi dengan sang Pilot. Dalam hal ini Pilot tidak akan pernah keliru. UB menceritakan tentang Roh Pilot ini dalam 5 paper penuh. Berarti ini sangat penting. Di UB disebut Thought Adjuster (TA). Beberapa data bisa saya sampaikan tentang TA Roh ini berasal dari Allah sendiri, bahkan dikatakan sebenarnya fragmen (pecahan) Allah Bapa sendiri! Roh adalah esensi roh paling murni yang ada di alam semesta, Roh ini memiliki identitas alam semesta (memiliki kehidupan), tetapi tidak memiliki kepribadian. Sebaliknya jiwa kita manusia memiliki kepribadian, tetapi belum memiliki kehidupan (masih bisa mati). Kita dan Roh Pilot ini saat ini sedang dalam masa "percobaan/pacaran." Perlu proses dan waktu. Kalau keduanya cocok, maka akhirnya keduanya akan menjadi satu. Inilah yang disebut "manunggaling kawulo-Gusti" versi Jawa dan Islam sufi. UB menyebutnya sebagai "fusion." Kalau kita berhasil sampai taraf ini, maka kita dipastikan akan menjalani hidup dalam kekekalan.

(Mr Veto) dari penjelasan yang ada dan kalau boleh saya berpendapat bahwa tidak banyak manfaatnya buat kita renungkan dan kurang memberikan sentuhan yang menyejukan buat konsumsi rohani karena kita hidup didunia bukan untuk memikirkan hal-hal yang bukan menjadi prioritas kita.dan di UB sendiri saya belum melihat penjelasan mengenai hubungan manusia dengan manusia lain (sosialism) dan cara hubungan manusia dengan sang pencipta selain sifat Universalismenya , karena kalau tidak dijelaskan dengan rinci akan menjadi kacau balau dan akhirnya manusia memilih dan membuat aturan dengan caranya sendiri. Seperti contoh : didalam satu keluarga jika tidak ada aturan maka dapat dipastikan keluarga tsb akan kacau, karena si Suami, Istri, anak, oom, tante dsb, tidak mempunyai rule of game untuk diterapkan di kehidupan sehari-hari didalam keluarga besarnya , perilaku seperti ini sudah terbukti di dunia barat 'Materialistik dan Konsumtif dan individualistik ' dan tidak cocok kalau dilihat dari sisi manusia sebagai mahluk sosial dan saling bergantung dengan manusia lainnya.

Coba anda pelajari lagi Islam. maaf bukan karena saya dari Islam tetapi Islam mampu menjawab banyak permasalahan permasalahan yang tidak semua agama bisa menjelaskannya ( kalau dari kacamata anda UB lebih sempurna) , saya tahu anda mempelajari Islam tetapi Apanya yang anda pelajari/pahami..?, kalau anda orang yang terbuka saya pikir ada baiknya anda juga bertanya mengenai hal-hal yang tidak anda mengerti dan Insya Allah akan saya bantu untuk menjawabnya..( saya bukan pakar tetapi saya akan berusaha untuk itu)

Islam sangat 'mudah' untuk 'dipahami' dalam menjelaskan bagaimana cara berhubungan dengan Sang pencipta dan bagaimana berhubungan dengan sesama manusia. ( disini saya tidak mempersoalkan cara ritual atau aturan-aturannya tetapi lebih kearah makna, pemahaman dan implementasinya)

Di Islam juga terdapat penjelasan-penjelasan mengenai proses terjadinya alam semesta berserta isinya. Tetapi penjelasan tsb bukan menjadi prioritas hanya untuk membuka mata hati kita bahwa kita adalah salah satu bentuk kebesaran Sang Pencipta.

Dan di UB ada beberapa hal yang tidak saya pahami mengenai manusia, karena dikatakan bahwa manusia itu tidak langsung dari Adam dan Hawa tetapi dari percampuran manusia Ilahi dan Manusia hasil evolusi.disini saya melihat ada upaya penggabungan teori evolusi darwin dengan agama, luar biasa...! kalau dilihat bahwa manusia diciptakan bukan atas kehendak mutlak tetapi dari percobaan atau menciptakan sesuatu yang tidak diduga sebelumnya atau manusia terjadi dengan sendirinya..apakah demikian, bisa anda jelaskan ?

dan mengenai '10 jenis sumber kekayaan' saya tidak melihat sentuhan sang pencipta dalam menjelaskan hal tsb. Itu hal-hal yang lazim dan tidak ada hal-hal baru justru di Islam dijelaskan lebih detil dan sangat baik, anda tidak percaya ?, coba anda beli buku mengenai hal tsb. Saya jamin anda akan melihat hal-hal yang berbeda ..

Maaf sekali lagi maaf bukan saya menggurui anda, saya tahu bahwa anda sangat konsen dengan masalah ini, dan kalau boleh menilai. pemahaman anda untuk yang satu ini cukup matang tetapi ada baiknya anda juga membuka diri untuk banyak bertanya mengenai bagaimana Islam Sesungguhnya, atau bisakah anda memberikan beberapa pertanyaan kepada saya mengenai apa saja.lalu kita bandingkan dengan UB..Ok !